Cet-cet cet-cet cet-cet cet-cet..
Yoman my brother my sista ketemu lagi ama gue dan saatnya untuk mengerjakan tugas yang udah ada di depan mata. Eh lo tau nggak minggu kemaren ada yang beda ama minggu-minggu biasanya. Kalo lo nggak tau berarti lo nggak ikut matkul Psikologi Kognitif *LOL. Minggu kemaren gue nggak tau gimana ceritanya pas gue masuk kelas eh dosennya mbak eva bukan mas seta. Udah sih gitu aja, garing ya? hahahhahah -__-
Langsung aja deh kaya biasanya ngelanjutin presentasi yang minggu depan. Sekarang yang presentasi kelompok 4 yang beranggotakan Tiwi, Intan, Sesario, Reza, Dama mereka akan mempresentasiin KONSEP......
eeetts sebelum gue jelasin lo tau nggak konsep itu apa? *tiktoktiktok lama lllluuuu gue aja yang jelasin hahahah.
Konsep adalah kontruksi atau bangun simbolis yang mempresentasikan beberepa ciri umum, yang biasanya ada pada ciri obyek atau kejadian. Contohnya: konsep bangun segitiga. Asal mula konsep di bentuk (Anderson, 1991) yaitu:
- Segi bahasa atau linguistik.
- Sifat-sifat yang tumpang tindih atau feature overlap.
- Fungsi yang serupa atau similiar function
Aturan pembentukan konsep:
- Afirmatif atau Atributif.
- Konjungsi.
- Disjungsi ingklusif.
- Kondisional.
- Bikondisional.
- Konsep Kontret: pengertian yang menunjuk pada objek di dalam lingkungan fisik. Konsep Konkret mewakili golongan benda tertentu seperti meja, kursi, dan pohon; golongan sifat tertentu seperti warna, bentuk, dan ukuran.
- Konsep yang didefinisikan: konsep yang mewakili realitas hidup, tetapi tidak langsung menunjuk pada realitas seperti pada objek-objek konkrit, karena realitas itu tidak berbadan. Realitas yang tidak berbadan tidak bisa mengamati secara langsung. Misalnya anak A adalah saudara sepupu dari anak B.
- Klarifikasi: memutuskan bahwa dua atau lebih item (hal) merupakan anggota dari kategori yang sama.
- Pemahaman dan Penjelasan: untuk mengetahui sesuatu, individu membawa pengetahuan yang lama, yang berhubungan dengan situasi saat ini.
- Prediksi atau Ramalan: memungkinkan untuk melakuan prediksi atau ramalan untuk memilih rencana dan tindakan.
- Penalaran atau Pemikiran: kita tidak perlu menerima semua fakta dan kemungkinan jika kita bisa menarik kesimpulan dan informasi yang tersimpan.
MENTAL IMAGERY merupakan suatu representasi situasi lingkungan dalam kognisi atau pikiran seseorang. Bentuk penggambaran mental imagery bisa di gambarkan dengan cara visual dan auditori.
4 proses komponen mental imagery:
- Proses penggambaran merubah informasi incode pada sistem saraf terhadap image luar.
- Proses penemuan image luar pada bagian sistem saraf pusat.
- Proses penempatan beberapa fungsi sistem saraf untuk menggambarkan bagian dari image yang tepat.
- Proses image yang mengkoordinasikan ketiga komponen dan menetapkan karakteristik lain apakan image itu akan di uraikan atau relative sederhana.
- Mengembangkan seluruh kesadaran memori.
- Mengembangkan vividness.
- Mengembangkan rencana untuk mengontrol perilaku.
Dan yang terakhir adalah manfaat Mental Imagery:
- Mengembangkan kepercayaan diri.
- Mengembangkan strategi pre-kompetisi dan kompetisi.
- Membantu memfokuskan perhatian atau konsentrasi.
Selamat membaca hasil resume gue yah hahaha
Wassalamu'alaikum wr.wb