Jumat, 31 Mei 2013

Kognitif 5

Cet-cet cet-cet cet-cet cet-cet..
Yoman my brother my sista ketemu lagi ama gue dan saatnya untuk mengerjakan tugas yang udah ada di depan mata. Eh lo tau nggak minggu kemaren ada yang beda ama minggu-minggu biasanya. Kalo lo nggak tau berarti lo nggak ikut matkul Psikologi Kognitif *LOL. Minggu kemaren gue nggak tau gimana ceritanya pas gue masuk kelas eh dosennya mbak eva bukan mas seta. Udah sih gitu aja, garing ya? hahahhahah -__-

Langsung aja deh kaya biasanya ngelanjutin presentasi yang minggu depan. Sekarang yang presentasi kelompok 4 yang beranggotakan Tiwi, Intan, Sesario, Reza, Dama mereka akan mempresentasiin KONSEP......
eeetts sebelum gue jelasin lo tau nggak konsep itu apa? *tiktoktiktok lama lllluuuu gue aja yang jelasin hahahah.

Konsep adalah kontruksi atau bangun simbolis yang mempresentasikan beberepa ciri umum, yang biasanya ada pada ciri obyek atau kejadian. Contohnya: konsep bangun segitiga. Asal mula konsep di bentuk (Anderson, 1991) yaitu:
  1.  Segi bahasa atau linguistik.
  2. Sifat-sifat yang tumpang tindih atau feature overlap.
  3. Fungsi yang serupa atau similiar function

Aturan pembentukan konsep:
  1. Afirmatif atau Atributif.
  2. Konjungsi.
  3. Disjungsi ingklusif.
  4. Kondisional.
  5. Bikondisional.
Konsep di bagi menjadi 2 yaitu:
  • Konsep Kontret: pengertian yang menunjuk pada objek di dalam lingkungan fisik. Konsep Konkret mewakili golongan benda tertentu seperti meja, kursi, dan pohon; golongan sifat tertentu seperti warna, bentuk, dan ukuran.
  • Konsep yang didefinisikan: konsep yang mewakili realitas hidup, tetapi tidak langsung menunjuk pada realitas seperti pada objek-objek konkrit, karena realitas itu tidak berbadan. Realitas yang tidak berbadan tidak bisa mengamati secara langsung. Misalnya anak A adalah saudara sepupu dari anak B.
Fungsi konsep: 
  • Klarifikasi: memutuskan bahwa dua atau lebih item (hal) merupakan anggota dari kategori yang sama.
  • Pemahaman dan Penjelasan: untuk mengetahui sesuatu, individu membawa pengetahuan yang lama, yang berhubungan dengan situasi saat ini.
  • Prediksi atau Ramalan: memungkinkan untuk melakuan prediksi atau ramalan untuk memilih rencana dan tindakan.
  • Penalaran atau Pemikiran: kita tidak perlu menerima semua fakta dan kemungkinan jika kita bisa menarik kesimpulan dan informasi yang tersimpan.
Akhirnya selesai juga nge-resume kelompok 4 dan yang udah di jelasin sama mbak eva. Selanjutnya waktunya kelompok 5 yang akan presentasi tentang MENTAL IMAGERY yuks langsung aja kita mulai..
MENTAL IMAGERY merupakan suatu representasi situasi lingkungan dalam kognisi atau pikiran seseorang. Bentuk penggambaran mental imagery bisa di gambarkan dengan cara visual dan auditori. 
4 proses komponen mental imagery:
  1. Proses penggambaran merubah informasi incode pada sistem saraf terhadap image luar.
  2. Proses penemuan image luar pada bagian sistem saraf pusat.
  3. Proses penempatan beberapa fungsi sistem saraf untuk menggambarkan bagian dari image yang tepat.
  4. Proses image yang mengkoordinasikan ketiga komponen dan menetapkan karakteristik lain apakan image itu akan di uraikan atau relative sederhana.
Tahapan-tahapan Mental Imagery:
  • Mengembangkan seluruh kesadaran memori.
  • Mengembangkan vividness.
  • Mengembangkan rencana untuk mengontrol perilaku.

Dan yang terakhir adalah manfaat Mental Imagery:
  • Mengembangkan kepercayaan diri.
  • Mengembangkan strategi pre-kompetisi dan kompetisi.
  • Membantu memfokuskan perhatian atau konsentrasi.
Demikian untuk resume 27 Mei 2013, selanjutnya minggu depan kelompok gue dongs yang maju :-B
Selamat membaca hasil resume gue yah hahaha
Wassalamu'alaikum wr.wb


Minggu, 26 Mei 2013

Rindu Ku pada kenangan

Pada saat begini lah pelarianku tertuju padamu belom tentu tiap hari atau tiap minggu, hanya saat aku ingin menikmatimu saja. Lalu ku teringat pada semuanya, engkau yang meninggalkanku sendiri di sini. Tapi semua kenanganmu masih terekam jelas pada memoriku, mungkin ini semua akan ku simpan di long term memoriku. Aku sangat merindukan semua orang-orang terbaikku yang pernah ada di sekeliling kehidupanku. Orang-orang terbaik bagiku susah untuk di temukan dan susah untuk di cari, orang-orang terbaikku adalah orang-orang yang aku percaya dan mengerti keadaanku. Dan kini teman terbaikku hanyalah bintang dan bulan setiap malam kau menemani kesendirianku dan sesekali aku melarikan diri untuk kesenangan sesaatku. Di saat malam tiba ku teringat semua kenangan yang ada dari waktu lahir sampai sekarang. Semuanya masih jelas terekam paa memoriku ini. Aku ingin sekali menikmati hari-hariku dengan orang-orang terbaikku. Aku ingin mendengar semua celotehanmu dan senyumanmu yang penuh dengan makna yang tersembunyi. Tapi entah kapan waktunya  kapan dan dimana aku bisa bertemu orang-orang terbaikku. semuanya tidak bisa di prediksi. Mungkin aku hanya bisa merasakan sisa-sisa kehangatanmu yang masih tertinggal di sisiku. Kini aku harus berjuang sendiri untuk mencapai sebuah kesuksesan dan menikmati kesuksesanku dengan orang-orang terbaik ku. Aku ingin membuktikan pada mereka semua yang selalu mengucilkan aku dari belakang aku akan buktikan semuanya bahwa aku bisa.Gapai semua cita-citamu, hadapi semua rintangan yang ada sampai kau tak sanggup dan merasa sudah cukup sampai disini.

Sabtu, 25 Mei 2013

reviw kognitif 4

Last friday night..
Apa kabar semuanya yang lagi galau, senang, sedih, gelisah dan terutama yang setia baca blog gw siapa aja itu entah manusia entah bukan apa kabar kalian semuanya..
Udah 2 minggu ni gw nggak buka blog gw. Biasa lagi menyibukkan diri, minggu kemaren tanggal 13 Mei 2013 kan kognitif juga nggak ada, lagi sibuk kali mas Setanya, ciye sama-sama sibuk dong hahahahha

Ok langsung aja to the point sekarang ngelanjutin presentasi yang kemaren dan sekarang giliran kelompok 2 ni yang maju di kelompok ini ada mauliani, silmi, tatu, hani, imam. Kelompok 2 ini akan menjelaskan tentang decision making.

Dee Ann Gullies (1996) mengemukakan decision making adalah suatu proses kognitif yang tidak tergesa-gesa yang terdiri dari rangkaian tahapan yang dapat di analisa, di perhalus dan di padukan untuk menghasilkan ketepatan serta ketelitian yang lebih besar dalam menyelesaikan masalah dan memulai tindakan. Untuk lebih singkatnya lagi adalah kegiatan yang menggambarkan proses melalui dimana kegiatan serangkaian kegiatan di pilih sebagai penyelesaian suatau masalah tertentu (Hani Handoko, 1997). Decision making sering kali di kaitkan dalam hal seperti pengaruh persepsi, ingatan, pola berfikir, proses kognisi, emosi dan variabel-variabel kepr ibadian seseorang terhadap keputusan yang di ambilnya.

Ahli teori keputusan dan organisasi Herbert Simon mengonseptualisasikan proses pengambilan keputusan menjadi 3 tahap utama:
  1. Aktivitas Intelegensi
  2. Aktivitas Desain
  3. Aktivitas Memilih
Berikut ini juga ada kerangkan keputusan menurut tversky dan kahneman (1981) konsepsi tindakan hasil keluaran, serta kontigensi pembuat keputusan yang di asosiasikan dengan pilihan-pilihan tertentu.


Kata Mas Seta:
Dalam melakukan sesuatu kita harus menerapkan problem analisis terlebih dahulu atau bagaiana cara kita untuk menganalisa sebelum kita mengambil suatu keputusan 


Freud berkata tentang prinsp kerja manusia, manusia bekerja dengan prinsip:

  1. Alam bawah sadar
  2. Consius
  3. Id, Ego, Super ego
Selain itu ia juga mengemukakan kata Leisure yang artinya manusia bekerja dengan prinsip kenikmatan. Ngomongin soal manusia disini di jelaskan manusia mempunyai cara berfikir yang berbeda, dan berdasarkan subyeknya terdiri dari 2 hal, yaitu:
  1. Thing (benda) lebih mudah di ambil
  2. People (orang) lebih sulit di ambil
Di sisni Mas Seta juga bilang orang yang sering berfikir dengan menggunakan subyek thing biasanya memiliki karakter analis/orang tipe pemikir, tapi kalau berfikir dengan menggunakan subyek people biasanya dia lebih sering menggunakan perasaannya dan sering merasa



Dan jika seseorang akan berubah cara berfikirnya itu sangat susah paling tidak mereka harus ada kejadian atau momentum terlebih dahulu yang akan menjadi perubahan pola berfikirnya.

Sekian dulu untuk kelompok 2 selanjutnya kelompok berikutnya kata Mas Seta.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kelompok 3 di siniadarayi, titik, lukman, arman, dang ali yang akan mem-presentasikan tentang kreativitas.

Kreativitas adalah aktivitas kognitif yang menghasilkan pandangan baru mengenai suatu bentuk yang tidak di batasi pada hasil yang fragmatis.
Selain itu ada juga salah satu teori wallas (1926) yang masih di pakai sampai sekarang yaitu ia mengemukakan bahwa ada 4 tahapan dalam proses kreatif:
  1. Persiapan: kita dapat memformulasikan suatu masalah dan melakukan usaha awal untuk memecahkan suatu masalah tersebut.
  2. Inkubasi: masa dimana tidak ada usaha yang di lakukan secara langsung untuk memecahkan masalah dan perhatian di alihkan sejenak padahal lain.
  3. Iluminasi: memperoleh insight yakni memperoleh pemahaman yang mendalam dari masalah tersebut.
  4. Verifikasi: menguji pemahaman yang telah di dapat dan membuat solusi.
Selain  wallas, sternberg dan lubart (1996) mengembangkan teori kreativitas berdasarkan pendekatan multivariat terhadap sebuah topik, yang mempunyai 6 atribut. Keenam atribut kreativitas tersebut adalah:
  1. Proses inteligensi
  2. Gaya intelektual
  3. Pengetahuan 
  4. Kepribadian
  5. Motivasi
  6. Kontekslingkungan

Di sini juga ada cara untuk meningkatkan kreativitas, yaitu dengan cara:
  1. Mengembangkan pengetahuan dasar
  2. Menciptakan atmosfer yang tepat bagi kreativitas
  3. Mencari analogi

Selanjutnya Mas Seta menyuruh kita semua mengambil 1 lembar kertas, kirain mau kuis atau mau di kasih tugas langsung di kumpulin gitu eh ternyata disuruh gambar manusia tapi dengan 1 syarat gambarnya hanya berbentuk Segitiga, Persegiempat, dan Lingkaran. Awalnya bingung gimana coba? kan aneh pasti jadinya, liat kanan kiri pada mulai gambar yauda gw juga ikutan gambar tu, gw gambarnya ngawur tu yang penting ada Segitiga, Perseg iEmpat, Lingkaran. Terus kita di suruh hitung adaberapa banyak bangun Segitiga, Persegi Empat, Lingkaran nah kebetulan punya gw paling banyak lingkaran. Terus di jelasin satu-satu deh artinya bangun itu apa.
  1. Perseg iEmpat: orang yang paling suka taat pada peraturan dan jika mengerjakan sesuatu harus di jelaskan degan instruksi yang sangat jelas.
  2. Segitiga: tipe orang yang pemikir, selalu mempertimbangkan masalahnya secara terus menerus.
  3. Lingkaran: orang yang memiliki kreativitas tinggi
Nah kebetulan juga gw waktu itu paling banyak lingkarannya awalnya sih deg-degan juga lingkaran di sebut pas terakhir, tapi sampe sekarang gw juga belom ngerti gw ini kreatif apa bukan huahahahah.

Lalu Mas Seta juga menjelaskan Kreativitas adalah potensi dalam diri seseorang yang dapat di latih tetapi tidak akan sebaik orang yang sudah memiliki bakat kreatif sejak dari lahir.
Kalo kalian mau kreatif kalian jangan takut salah. Musuh terbesar kreatif adalah kesalahan jadi kita harus berani salah. Orang kreatif adalah orang yang tidak takut salah dan orang yang berani mengungkapkan pendapatnya.


Nah..akhirnya selesai juga rivew 2 presentasi
Semoga aja gw orang yang bener-benerkreatif ahahah
Untuk pertemuan ini sekian dulu ya, ngantuk ni
Semoga bermanfaat bagi lo semuanya yang baca
Thank's salam damai


Maaf semalem ada problem jadi kirimnya baru sekarang





Jumat, 10 Mei 2013

rivew psikologi kognitif 3

Tanggal 6 Mei 2013 tepatnya pukul 12.30 lebih beberapa menit mata kuliah psikologi kognitif akan segera dimulai dan dosennya pun sudah berada dikelas. Tapi baru ada segelintir mahasiswa yang baru ada di kelas, seperti biasa yang lainnya pada telat soalnya mata kuliah pertama kosong jadi agak ogah-ogahan gitu mau masuk apa nggak hahaha. Yang pertama mas seta bilang kalau misalnya udah selesai makan atau udah selesai sholat langsung aja masuk ke kelas, gausah nunggu sampe jam 13.00. Jadi masuknya lebih awal dan pulangnya pun lebih cepat.

Hari ini ada presentasi dan yang dateng baru 3 orang sebenernya 5 orang sih tapi berhubung yang 1 izin ke luar kota dan yang 1 lagi sakit, jadi langsung aja deh di mulai presentasinya.
Presentasi yang pertama problem solving. problem solving sendiri yaitu suatu pemikiran yang terarah secara langsung untuk menemukan suatu solusi atau jalan keluar untuk suatu masalah yang lebih spesifik.
Problem solving itu sendiri terdiri dari: preparation, production, judgement, hambatan bagi solusi, problem solving dan creativity.
Di dalam memecahkan masalah terdapat:
1. Divergent thingking yaitu cara untuk memecahkan masalah dengan cara yang digunakan untuk mencari alternatif. Contoh dari divergent sendiri yaitu essai pada soal ujian jadi kita bisa mempunyai jawaban yang bisa dijawabarkan untuk menjelaskan lebih detail.
2. Convergent thingking yaitu cara untuk memecahkan masalah dengan cara mencari masalah utamanya atau yang disebut dengan trouble shooter. Contoh dari convergent thingking yaitu seperti soal pilihan ganda yang jawabannya cuma ada satu yang paling benar.
Di dalam problem solving ada Teori gestalt yang terkenal dengan pemahaman (insight) dalam memecahkan masalah. Menurut para psikologi gestalt, suatu permasalahan (khusus masalah-masalah perseptual) ada ketika ketegangan atau stres muncul sebagai hasil dari interaksi antara persepsi dan memori.
Ada juga psikologi gestalt dengan tokoh Max Wertheimer, Kurt Koffka, Wolfgang Kohler. Mendemonstrasikan dalam aktivitas memecahkan masalah. Dari sudut pandang itulah muncul konsep functional fixedness yang di kemukakan oleh Karl Duncker (1945)

Setelah presentasi selesai mas seta me-rivew, dia senang dengan presentasi pertama ini karena kelompok pertama ini saat presentasi tidak membaca dan kalian baru semster awal tapi sudah berani mem-praktekkannya. Yang kedua tolong untuk kelompok siapapun nanti yang maju harap di perhatikan tulisan yang akan di presentasikan dan harus kontras antara background dengan tulisannya jangan sampai warna background dengan tulisan ada yang sama, contoh jika background hitam makan tulisannya putih.
Di sesi selanjutnya ada sesi tanya jawab dan ada beberapa yang bertanya. Setelah sesi tanya jawab mas seta menjelaskan sebelum menanyakan problem solving sendiri mas seta bertanya apa itu masalah? dan ada yang menjawab masalah adalah sesuatu yang belom terpecahkan atau belom terselesaikan. Lalu mas seta menjelaskan jika kita mempunyai problem misalnya problemnya kemacetan yang ada dijakarta, kita harus menganalisa terlebih dahulu, lalu melakukan obsevasi atau experience seperti kenapa bisa menyebabkan kemacetan di jakarta? contohnya seperti luas jalan tidak sebanding dengan banyaknya mobil dan sepeda motor yang ada di jakarta, transportasi tidak layak Dan pemerintah mulai menerapkan sistem ganjil genap pada mobil maupun sepeda motor di jakarta. Sistem ini belom cukup untuk mengurangi kemacetan yang ada di jakarta. Kita tidak cukup hanya melakukan itu kita harus bisa merubah mind set kita seperti kita harus naik transportasi umum dan transportasi umum yang ada di jakarta harus di perbaiki yang termasuk kategori tidak layak agar para penumpang merasa lebih nyaman. Jika kita biasanya naik mobil pribadi padahal kita sendiri itu akan sangat membuang waktu dan membuang ongkos. Dari pada kita naik mobil mending kita naik kereta api atau naik ojek yang lebih cepat dan ongkos pun lebih hemat. Dan tidak hanya kita yang harus merubah mind set kita tapi seperti tukang ojek harus merubah mind set mereka juga contohnya misalkan kita naik ojek 5kali maka kita gratis 1 kali naik ojek atau tukang ojek memberi kartu nama pada kita agar kita gampang untung menghubunginya. Dengan cara seperti itulah kemacetan jakarta bisa di atasi sedikit demi sedikit.

Sekian rivew presentasi yang pertama. Semoga penjelasannya bisa di mengerti dengan mudah.
See next week..

Minggu, 05 Mei 2013

Nikmatnya kopi.

Nyoba-nyoba nulis ah hahaha siapa tau asik, sebelumnya gw belom pernah sih nulis-nulis ditempat beginian :D sambil nikmatin weekend di minggu pertama bulan mei ini. Menurut gw nikmatin weekend tu nyantai-nyantai aja ngga perlu ke mall atau berpergan jauh-jauh. Lo cari aja tempat yang menurut lo tu nyaman buat santai-santai aja gitu, misalnya lo cari kedai kopi di situ lo bsa ngopi sambil dengerin musik atau sharing ama temen-temen lo. Atau lo coba iseng nulis-niis kaya gw gini.

Menurut gw ngopi mau sendiri berdua bertiga berempat berlima puluh tu asik-asik aja hahahahha. Sambil diteman rokok beberapa batang lah biar lengkap aja. Mau ke mall jalanan pasti macet banget, belom lagi cari tempat parkirnya bbeeeehhh susah banget puter sini puter sana. Yang ada malah bikin capek, pegel-pegel. So nikmatin aja lah weekend lo dengan secangkir kopi, nikmatin kopi lo bener-bener biar lo tau gimana nikmatnya kopi.

Kopi tu bisa bikin orang stres jadi lebih tenangan dikit itu pendapat gw sendiri sih hahahah. Tapi inget jangan sering-sering ngopi juga, apalagi yang punya penyakit maag. Kopi kan mengandung caffein yang cukup tinggi. Kalo lo mau ngopi tapi caffeinnya dikit lo coba aja kopi luwak tapi mahal juga sob hahahahha.

Sekian dolo ya sob cerita dari gw semoga bermanfaat.
Selamat menikmati kopimu :D

Kamis, 02 Mei 2013

rivew 2 psikologi kognitif

What's up?!
Ngga kerasa ni uda sepekan, tugas review sudah menanti :D semoga review kali ini lebih bagus, menarik, dan bermanfaat bagi yang membacanya.

Kali ini gw mau me-rivew "musik dalam perspektif psikologi" ini adalah seminar Fakultas Psikologi Universitas Pancasila yang di adakan di aula Fakultas Hukum Universitas Pancasila. Seminar ini sangat menarik karena dihadiri oleh Rektor Universitas Pancasila, Guru besar Psikologi(Sarlito W. Sarwono),Dekan Fakultas Psikologi Universitas Pancasila, dan yang sebagi narasumber ada Tika Wibisono(Psikologi Anak) dan Dwiki Darmawan. Selain menarik di seminar ini kita juga bisa mengetahui manfaat musik Pada seminar ini Dwiki Darmawan banyak membawa anak didiknya untuk ditampilkan di seminar ini.Yang pertama menampilkan Psyco Causin dan yang ke dua Matthew.

Sesudah menampilkan band pembuka selanjutnya ada sambutan-sambutan dari Rektor Universitas Pancasila danDekan Universitas Pancasila. Selanjutnya ada sesi tanya jawab, dan di sesi tanya jawab ini ada 2 pertanyaan yang di ajukan untuk narasumber.

1. Apa akibat anak-anak mendengarkan lagu dewasa?
-> Dwiki Darmawan: Anak-anak akan lebih cepat memberontak, karena lirik lagu anak-anak sangat beda dengan lagu dewasa.
->Tika Wibisono: prilaku anak-anak akan menjadi lebih dewasa tapi akan aneh karna belom waktunya dia seperti itu untuk menyanyikan lagu dewasa. Lagu anak-anak di indonesia ada banyak seharusnya guru-guru TK(Taman Kanak-kanak) harus mengajarkan anak-anak didiknya untuk menyanyikan lagu anak-anak dan lagu daerah agak tidak terpengaruh dengan lagu dewasa.

2. Bagaimana dengan anak-anak menyanyikan lagu dewasa?
-> Dwiki Darmawan: Anak-anak menyanyikan lagu dewasa di Indonesia sudah biasa dan banyak kita temui dan ini hanya bisa kita temui di Indonesia. Di dunia hampir tidak ada anak-anak yang menyanyikan lagu dewasa apalagi negara maju. Ini karna kita kekurangan tampilan, lagu anak-anak, dan film anak-anak untuk di liat anak-anak yang ada di Indonesia khususnya.
->Tika Wibisono: usia sangat berpengaruh dengan musik, apabila anak-anak sering menyanyikan lagu dewasa maka tingkah laku mereka akan seperti orang dewasa dan tidak seperti anak-anak pada umumnya. Dan itu sudah banyak di Indonesia, untuk itu kita harus sering mengadakan lomba bernyanyi untuk anak-anak dan lagunya pun harus lagu anak-anak.

Musik sendiri disini sangat penting bagi kita semua. Tidak ada orang yang tidak suka musik. Coba bayangkan jika di dunia ini tidak ada musik yang biasanya kita dengar...

Di bawah ini ada arti musik menurut:

-> Dekan Fakultas Psikologi Pancasila:
1. Musik dapat mencerdaskan seseorang.
2. Musik dapat mempengaruhi tanaman dan berkembang lebih cepat dan baik.

-> Tika Wibisono:
1. Menambah kecerdasan matematis(unsur hitungan kuat)
2. Musik mencerdaskan bahasa.
3. Menambah kecerdasan intra personal.

->Dwiki Darmawan:
1. Musik membawa emosi, perasaan yang kita dengarkan saat itu juga.

-> Sarlito W. Sarwono:
1. Suatu tempat untuk berlatih harmoni dan melatih kesabaran seseorang.

Demikian rivew gw semoga bermanfaat bagi yang baca.
Tunggu rivew-rivew selanjutnya ya.
Selamat membaca --^